Wednesday , December 19 2018
Home / Depok / Pembangunan Gedung Pasar Cisalak Tak Jalan, DPRD Depok Minta Pemkot Menunda

Pembangunan Gedung Pasar Cisalak Tak Jalan, DPRD Depok Minta Pemkot Menunda

depokklik.com — Anggota DPRD Kota Depok, Edi Sitorus meminta Pemkot Depok agar menunda pembangunan gedung Pasar Cisalak itu di tahun 2015 ini.

Sebab, kata Edi, pembangunan gedung pasar diprediksi tidak akan selesai sampai akhir tahun 2015 ini. Apalagi, kata dia, Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail akan memasuki masa akhir jabatannya yang berakhir Januari 2016, di mana saat itu semua proyek pembangunan sudah harus rampung.

“Karena waktunya mepet sekali, dan saat ini baru dalam proses lelang, saya minta pembangunan gedung Pasar Cisalak untuk tahun ini ditunda saja dulu sampai tahun 2016,” kata Edi, Senin (8/6/2015).

Sebab, lanjut dia, jika dipaksakan dan terburu-buru, akan membuat pembangunan Gedung Pasar Cisalak tidak maksimal dan asal-asalan serta terbentur dengan peraturan.

Menurut Edi, selain masih dalam proses lelang, pembangunan Gedung Pasar Cisalak nantinya juga masih harus menghadapi kendala lagi.

Yakni harus bernegosiasi dengan sekitar 1.200 pedagang pasar untuk rencana relokasi mereka sementara saat gedung direvitalisasi.

“Sebab para pedagang minta pembangunan gedung pasar dilakukan dua tahap. Sehingga relokasi mereka ke tempat penampungan sementara juga dua tahap. Ini yang belum disepakati antara pedagang dengan Pemkot Depok. Jadi masih butuh waktu lagi untuk negosiasi,” kata Edi.

Banyaknya kendala mengakibatkan pembangunan Gedung Pasar Cisalak di Jalan Raya Bogor, Depok, sampai pertengahan Juni 2015 ini, belum juga dilakukan.

Padahal sebelumnya Pemerintah Kota (Pemkot) Depok menargetkan pembangunan gedung dimulai Maret 2015 lalu dan rampung akhir Juli 2015.

Nyatanya sampai Juni 2015, proyek revitalisasi gedung Pasar Cisalak senilai Rp 114 miliar, baru dalam tahap proses lelang.

Sebelumnya, Kepala Dinas Tata Ruang dan Pemukiman (Distarkim) Depok, Kania Parwanti mengatakan, ada gagal lelang yang dilakukan dalam proyek pembangunan gedung Pasar Cisalak pada Maret 2015 lalu.

Penyebabnya, kata Kania, adalah surat edaran Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (SE LKPP) No 1/2015 Tertanggal 14 April 2015.

Dalam surat edaran itu disebutkan bahwa Pemerintah Kota diwajibkan mengumumkan semua lelang pengadaan barang dan jasa, di satu koran nasional atau koran provinsi menurut kebijakan gubernur.
Padahal, tambah Kania, tidak ada anggaran yang disiapkan pihaknya untuk pemasangan iklan atau pengumuman lelang di media massa atau koran nasional atau koran provinsi yang dimaksud.

“Karenanya lelang semua pembangunan gedung dan pengadaan jasa baru dibuka bulan Juni ini, setelah semua ketentuan di surat edaran ada solusinya,” ujar Kania. (*)

Check Also

PMI Depok Gerak Cepat Atasi Bencana Longsor

depokklik.com — Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Depok, mengirimkan tim tanggap darurat untuk meninjau korban …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *