Wednesday , November 22 2017
Home / Depok / Ayu, Dokter Gadungan Berstatus Mahasiswa Yang Ditangkap Polresta Depok

Ayu, Dokter Gadungan Berstatus Mahasiswa Yang Ditangkap Polresta Depok

 

depokklik.com — Seorang perempuan yang biasa berpraktik dokter di Depok, Jawa Barat ditangkap Satuan Reskrim Polresta Depok.

Polisi membongkar kedok dokter palsu yang telah berpraktek selama tiga tahun. Dokter gadungan yang bernama Herma Ayu Dewi alias Kafha Niliam alias Ayu, 35, itu kerap praktek di klinik Depok, Bogor, dan satu klinik di Bekasi.

Tersangka kasus dokter gadungan yang ditangkap polisi adalah Herma Ayu Dewayani, yang masih bersatus mahasiswa kedokteran universitas swasta di Yogyakarta.

Dari hasil pemeriksaan, tersangka mengaku berpraktik dokter atas pemintaan para pemilik klinik. Dalam aksinya tersangka menangani pasien yang mengidap penyakit saluran pernafasan.

Selama ini, tersangka berpraktik di 5 klinik yang ada di Cikampek, Bekasi dan Depok. Dalam setiap praktiknya, tersangka mengaku mendapat upah sebesar Rp 150 ribu.

Sebagai barang bukti, polisi menyita seragam dokter, stetoskop, senter, dan jarum suntik. Polisi sendiri masih menyelidiki keterlibatan pemilik klinik.

Kepala Kepolisian Resor Depok Ajun Komisaris Besar Dwiyono mengatakan polisi membongkar kasus ini setelah mendapatkan laporan dari seorang dokter. Dari laporan itu, Klinik Syaiful milik Ayu tak berizin dan Ayu tak memiliki izin praktek dokter.

Dari informasi itu, polisi menangkap Ayu saat praktek di Klinik Syaiful di Jalan KH Abdul Rahman Nomor 48, Kelurahan Pondok Terong, Kecamatan Cipayung, Rabu pekan lalu.

Dari pengakuan pelaku, dia membuka praktek untuk memenuhi kebutuhan ekonominya. “Bayarannya sampai Rp 1,2 juta dalam sehari,” kata Dwiyono, Senin (25/5/2015). Dokter palsu ini bisa memeriksa 30 pasien dalam sehari.

Berikut kelima klinik tersebut: Pertama, Klinik Yasmin Cikampek milik dokter Dewi. Ayu telah melakukan pemeriksaan kurang lebih 25 pasien dan mendapatkan bayaran sebesar Rp 600 ribu per pasien.

Kedua, Klinik Medika Cakralawa Depok milik dokter Hadi. Ayu telah melakukan pemeriksaan kurang lebih 30 pasien dan mendapatkan bayaran sebesar Rp 300 ribu per pasien.

Ketiga, Klinik Pelita Sehat Pomad Kota Bogor. Ayu telah memeriksa kurang lebih 60 pasien dan mendapatkan bayaran Rp 900 ribu per pasien.

Keempat,. Klinik Pelita Sehat Pomad Cibinong Kabupaten Bogor. Ayu telah memeriksa kurang lebih 60 pasien dan mendapatkan bayaran Rp 900 ribu per pasien.

Kelima, Klinik Nancy Kota Bekasi. Ayu telah memeriksa kurang lebih 30 pasien dan mendapatkan bayaran Rp1,2 juta per pasien.

Keenam, Klinik Syaiful K.H Abdul Rahman No. 48 Kelurahan Pondok Terong Kecamatan Cipayung Kota Depok, tempat Ayu ditangkap. Di klinik tersebut Ayu telah melakukan pemeriksaan kurang lebih 25 pasien dan mendapatkan bayaran Rp 600 ribu per pasien.

Polisi Depok berhasil mengumpulkan bukti satu buah jas dokter, satu buah senter warna kuning, satu buah termometer, satu buah stetoskop, satu buah tensi meter, dan satu buah buku absen serta data pasien.

“Saat ini kami masih mendalami. Termasuk pemilik klinik,” Dwiyono berujar. Ayu diancam dengan Pasal 78, 77, dan atau 73 Undang-Undang RI Nomor 29 Tahun 2004 tentang Kedokteran. “Ancamannya, pidana 5 tahun penjara,” tuturnya. (*)

Check Also

Nuroji: Demokrasi Kita Menghendaki Keadilan Segala Bidang

depokklik.com — Anggota MPR RI dari Fraksi Partai Gerindra Nuroji mengatakan dalam kehidupan berdemokrasi, tidak …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *