Wednesday , November 22 2017
Home / Depok / Gerindra Tetap Solid Soal Pilkada Depok

Gerindra Tetap Solid Soal Pilkada Depok

depokklik.com –– Menanggapi adanya ketidak sepahaman antara kader di  DPC Partai Gerindra, Sekretaris DPC Jamaludin menyatakan tidak perlu ada yang dirisaukan.

“Untuk masalah pilkada keputusan akhir semuanya ada di DPD (Dewan Pimpinan Daerah) dan DPP (Dewan Pimpinan Pusat). Kita (DPC, red) harus ikuti itu. Persoalan ada kader yang berpendapat begitu (Gerindra harus merebut kursi D-1), ya biasa saja. Ini kan demokrasi, setiap kader punya hak untuk berpendapat. Karena yang namanya keputusan memang tidak bisa memuaskan semua pihak,” ujar Jamaludin, Jumat (10/7/2015).

Seandainya DPC tetap memilih menjadi D-1, tetapi keputusan DPD dan DPP Gerindra harus menjadi D-2 (wakil walikota), tentunya DPC harus menjalankan pilihan tersebut.

“Intinya tetap untuk kemajuan dan kebesaran Gerindra di Depok. Karena memang cita-cita Gerindra dari dulu ingin masuk pada wilayah kekuasan. Kekuasaan legislatif (DPRD) dan eksekutif (pemerintahan),” katanya.

Atas perbedaan pendapat tersebut, Jamaludin tidak sepakat bila dikatakan suara Gerindra terpecah.

“Sekali lagi, hak setiap kader untuk berpendapat dan kami sangat hormati itu. Semoga saja pendapat itu memang benar-benar tujuan untuk kebesaran Gerindra. Bukan karena like and dislike kepada seseorang. Demokrasi itu
memang harus ada pihak yang berbeda, walau pun dalam satu tubuh. Tapi yang diharapkan nantinya akan bersatu untuk meraih kemenangan,” katanya.

Berbicara mengenai kabar bahwa DPP Gerindra sudah menggelar rapat pleno memutuskan satu nama yang direkomendasikan di Pilkada Depok pada Kamis (9/7), Jamaludin belum mau membukanya.

“Saya belum tahu. Tetapi keputusan itu kan harus berbentuk surat resmi, bukan lisan. Jadi nanti bila suratnya sudah ada, saya akan langsung beri tahukan,” katanya.

Untuk arah koalisi, Sekretaris Tim Sepuluh Partai Gerindra Depok itu pun menyatakan masih menunggu hasil pleno DPP.

“Setelah itu keluar, barulah kami akan berbicara mengenai koalisi lagi. Calon internal Gerindra yang sudah mengikuti semua mekanisme pencalonan yang dibuat oleh DPD dan DPP ya Bang Pradi Supriatna (Ketua DPC Gerindra Depok). Nggak ada yang lain,” tandas Jamaludin.

Sebelumnya, salah satu kader yang juga Wakil Bendahara DPC Partai Gerindra Kota Depok, Sukma Indra, menyayangkan, apabila ada kader Gerindra tidak berani berkomitmen untuk mengejar posisi walikota Depok (D-1). Ketimbang hanya merasa puas berada di posisi calon wakil walikota (D-2).

“Saya berharap, teman-teman di Gerindra berani berkomitmen untuk mengejar posisi D-1 atau walikota. Bukan di posisi wakil,” kata Sukma Indra, Rabu (8/7/2015).

Dengan raihan sembilan kursi DPRD Kota Depok, sambungnya, sudah sewajarnya Partai Gerindra harus mempertahankan posisi D-1.

“Dengan status sembilan kursi, kita harus ngotot. Tapi kenapa ada bakal calon (balon) dari internal Gerindra malahan ingin jadi D-2?” tanyanya.

Dengan jumlah sembilan kursi di DPRD, Sukma Indra optimistis Gerindra bisa memimpin Kota Depok untuk periode 2016-2021. “Jadi kalau ingin merubah Kota Depok, ya kita harus berani tampil di D-1,” serunya.

Menurutnya, Gerindra tidak kalah bersaing dengan partai politik (parpol) lain, dalam menyiapkan figur. Karena itu, secara pribadi ia sangat ngotot bila partainya harus berani mencalonkan diri menjadi walikota.

“Gerindra punya banyak figur populer, baik di tingkat lokal maupun nasional. Sebagai partai pemenang kedua di Depok dengan torehan sembilan kursi, sepatutnya kita harus berani rebut posisi walikota,” tandas Sukma
Indra. (*)

Check Also

Nuroji: Demokrasi Kita Menghendaki Keadilan Segala Bidang

depokklik.com — Anggota MPR RI dari Fraksi Partai Gerindra Nuroji mengatakan dalam kehidupan berdemokrasi, tidak …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *