Thursday , August 16 2018
Home / Pedidikan / Ustadz Farghob: Banyak Terjadi Kesalahan Membaca Surat An-Nas

Ustadz Farghob: Banyak Terjadi Kesalahan Membaca Surat An-Nas

depokklik.com —- Dalam mendalami ilmu tajwid dengan metoda Mengetahui Kesalahan umum dalam Membaca Al Qur’an, sekaligus merupakan upaya penerapan ilmu dan kaidah-kaidah tajwid untuk mengatasi hal tersebut.

Metoda ini merupakan salah satu cara dalam mananamkan Pemahaman Ilmu tajwid yang agak berbeda dengan metode-metode pada umumnya.

Dimana metode ini lebih besifat praktis dengan melihat gejala realitas yang terjadi pada masyarakat dalam mempraktekkan ilmu tajwid, kemudian memberikan solusi akan hal tersebut melalui kaidah tajwid yang telah dietapkan, secara bertahap sesuai dengan tingkat permasalahan dan kesulitannya.

Menurut Ustadz Haji Farghob Mushonif Affan, dalam membaca Surat An-Nas ada beberapa kesalahan yang terjadi.

“Perlu diperhatikan beberapa kesalahan yang sering terjadi dalam membaca Surat An-Nas. Bagaimana cara membacanya? Pertama, malikiiinnas, kesalahan yang sering terjadi adalah dipanjangkan dalam membaca “maalikiiinnas, yang benar adalah dibaca pendek “malikiiinnas,” tutur Ustadz Farghob dalam Kajian Tajwid, Kamis Shubuh, 22 Februari 2018, di Masjid Baiturrahim, Taman Cipayung , Kota Depok.

Selanjutnya, kesalahan kedua yang ditunjukkan oleh Ketua Dewan Kemakmuran Masjid Baiturrahim, Taman Cipayung , Kota Depok ini adalah pada ayat ke-5.

“Yang kedua, pada ayat ke-5, kesalahan yang sering terjadi adalah huruf ‘shod’ dibaca huruf ‘sinalladzii yuwaswisu fii shuduurinnas, ‘shuduu’ sering terjadi kesalahan dibaca ‘suduurinnnaas’, dibaca dengan huruf ‘sin’ yang benar ‘shod’, jelas Ustadz Farghob.

Keslahan selanjutnya, yaitu yang ketiga, huruf ghummah berarti yang ditahan atau dibaca 1,5 alif atau 3 ketukan, sementara yang terjadi hanya dibaca satu alif saja.

“Untuk kesalahan ketiga yang bisa kita tunjukkan adalah, huruf ghunnah yang berarti ditahan atau dibaca 1,5 alif atau 3 ketukan panjangnya, seperti birobbiiinnas, bin-nya ditahan 1.5 alif atau 3 ketukan, kesalahannya yang sering terjadi dibaca ‘birobbinnas’ atau ‘binnas’ hanya dibaca satu alif atau satu ketukan, begitu juga dalam membaca ‘ilaahiiinnas’, ‘malikiiinnas’, ‘minaljiiinnati wannnas’, dibaca 3 ketukan atau 1.5 alif,” tandasnya.

Dalam pembasan tajwid Surat An Naas ini merupakan pelengkap dari pembahasan tajwid Surat Al Falaq.

Dalam pembasan tajwid Surat Al Falaq tentang awal mula turunnya kedua surat ini yang berkaitan dengan kondisi Rosululloh yang sakit. Menurut beberapa sumber sakitnya baginda nabi keran terkena sihir.

Biliau sakit selama 40 hari dan akhirnya datanglah 2 malaikat yang diutus Alloh sehingga kedua malaikat itu berbincang.

Dari kejadian itu kemudian turunlah kedua surat ini yaitu surat Al Falaq dan Surat An Naas. Setiap kali Rosulloh membacakan ayat ayat surat ini, simpul-simpul yang dibuatkan untuk sihir terurai, sehingga teruraiah semua simpulnya. Hingga Akhirnya rosulullohpun kembali sehat. (is/syur)

Check Also

Masjid Baiturrahim Didik Anak Lewat Dongeng

depokklik.com — Cara yang paling tepat dan efektif untuk mendidik anak lewat media dongeng atau …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *