Wednesday , April 25 2018
Home / Pedidikan / Masjid Baiturrahim Didik Anak Lewat Dongeng

Masjid Baiturrahim Didik Anak Lewat Dongeng

depokklik.com — Cara yang paling tepat dan efektif untuk mendidik anak lewat media dongeng atau cerita. Sebuah dongeng atau cerita mampu merangkum berbagai fungsi yaitu sebagai penyampai pesan dan nilai, penambah pengetahuan dan pengalaman batin, serta membantu proses identifikasi diri dan perbuatan anak.

“Selain itu, dongeng juga mempunyai fungsi hiburan, mendidik emosi, imajinasi, dan kreativitas, serta menambah kemampuan berbahasa, dan kosa kata anak didik,” tutur Pengelola Taman Pendidikan Al Quran Masjid Baiturrahim, Perum Taman Cipayung, Kota Depok, Hj. Erni Muktiastuti di sela sela acara “Dongeng Islami” di Masjid Baiturrahim, Sabtu 14 April 2018.

Di tempat yang sama, Koordinator Bidang Pendidikan Masjid Baiturrahim, Agus Ismanto menjelaskan, di zaman yang sudah canggih dan modern, banyak kasus yang tidak diinginkan tetap mengancam buah hati kita. Orangtua perlu lebih peka lagi untuk menyiasati kemajuan lingkungan di sekitar kita.

“Bertindak lebih peka namun arif dan bijaksana adalah modal yang diperlukan orangtua untuk menghadapi arus kemajuan ini. Kita tentu tidak akan bisa melarang anak menggunakan handphone atau internet atau yang lainnya. Bila itu terjadi, anak dapat memberontak dan mengatakan orangtua yang kolot dan ketinggalan zaman,” tuturnya.

Selanjutnya Agus menjelaskan, adalah mendongeng, kegiatan yang perlu kita bangkitkan kembali, karena saat ini makin lama makin terlupakan oleh orangtua untuk anaknya. Lewat mendongenglah, orang tua bisa mendidik anaknya menjadi jauh lebih baik, yang pasti bisa ikut membantu membangun pondasi yang kuat untuk menghadapi gempuran kemajuan teknologi.

“Perlu kita cermati dan pahami bersama bahwa mendongeng adalah metode sederhana, namun berdampak luar biasa pada anak-anak. Dengan cara seperti itulah, maka sekeras apa pun terpaan kemajuan teknologi tidak akan mampu menggoyahkan nilai-nilai dasar pendidikan kita,” tuturnya.

Sementara itu, dalam sambutan pembukaan acara dongeng tersebut, Ketua Dewan Kemakmuran Masjid Baiturrahim, Haji Farghob Mushonif Affan menjelaskan pentingnya mendongeng bagi anak, utamnya untuk anak anak usia dini. Dengan mendongeng, anak-anak dapat dekat dengan orang tuanya.

“Manfaat yang bisa kita petik dengan mendongeng adanya kasih sayang yang terjalin antara orangtua dengan anak menjadi semakin erat. Saat orangtua mendongeng, orang tua menyalurkan kasih sayang lewat kalimat-kalimatnya. Anak merasakan itu, karena orangtua sepenuhnya hadir di hadapan mereka, dan sekali-kali pelukan hangat mereka terima di sela-sela dongeng,” jelas Farghob.

Yang lebih penting lagi, kita bisa mengetahui kisah perjuangan Rasulullah dan para sahabatnya yang begitu heroiknya, sementara saat ini tidak banyak diketahui oleh anak-anak kita. Maka tugas kita adalah mengembalikan ingata anak-anak kita dengan kisah perjuangan keras Rasulullah beserta para sahabatnya dengan akhlak mulia yang telah mereka tunjukkan.

“Saya yakin, lewat dongeng inilah kita bisa memasukkan nilai-nilai moral yang sudah dicontohkan oleh junjungan kita Nabi Besar Muhammad SAW,  tanpa terkesan memaksa anak dan mengguruinya. Insya Allah dengan dilaksanakannya kegiatan dongeng secara rutin, akan memberikan semangat pada anak-anak kita untuk belajar lebih serius, begitu juga dengan para gurunya,” tandas Farghob berharap dengan rasa yakin.

Kali ini, TPA Masjid Baiturrahim mendatangkan pendongeng dari Kampung Dongeng, Kak Agung. Dalam dongengnya Kak Agung berpesan kepada murid-murid TPA Masjid Baiturrahim dan anak-anak di Perumahan Taman Cipayung dan sekitarnya, untuk selalu mensyukuri segala nikmat yang telah diberikan oleh Allah SWT.

“Dari kisah yang Kakak sampaikan seperti yang dialami oleh Tegar bahwa hendaklah kita selalu bersyukur atas apa yang telah diberikan oleh Allah kepada kita, khususnya syukur atas pemberian kesehatan pada kita. Bagaimana dengan Usman yang hanya memiliki satu kaki, menjadikan kita harus semakin bersyukur telah diberi kaki yang lengkap,” tutur Kak Agung.

Selain itu, Kak Agung juga mengingatkan bahwa untuk menjadi anak yang sukses, hendaklah kita tidak bermalas-malasan. Untuk menjadi anak yang sukses, hambatan dan tantangan harus dapat kita singkirkan.

“Bagaimana Tegar semula bermalas-malasan untuk pergi ke sekolah, namun karena dorongan kakeknya, Tegar menjadi anak yang rajin untuk belajar,” tandas Kak Agung.

Acara Dongeng Islami kali ini, diikuti oleh sekitar 130 peserta, yang terdiri dari 80 anak anak murid-murid TPA Masjid Baiturrahim dan anak-anak di Perumahan Taman Cipayung dan sekitarnya, serta 50 orang tua murid dan peserta lainnya.

Rencananya acara dongeng ini, menurut Koordinator pendidikan DKM Baiturahi, Agus Ismanto, akan ditindaklanjuti dengan penyelenggaraan “Pekan Ceria”, yang berisikan dongeng dan permainan anak-anak, kerjasama antara TPA Masjid Baiturrahim dengan Kampung Dongeng Depok, pada hari Sabtu 5 Mei 2018, di Lapangan Perumahan Taman Cipayung, yang akan melibatkan sekitar 1000 (seribu) anak anak TPA se Kecamatan Sukmaja Kota Depok. (is)

Check Also

Ustadz Zaenal Muttaqin: Mencapai Kebaikan Dalam Hidup

depokklik.com — Beruntunglah seseorang yang bisa mendapatkan kebaikan dunia dan akhirat. Banyak manusia hanya memiliki …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *