Thursday , April 18 2019
Home / Nasional / Nuroji: Semangat Kebangsaan Mampu Atasi Derasnya Informasi

Nuroji: Semangat Kebangsaan Mampu Atasi Derasnya Informasi

depokklik.com — Derasnya informasi yang sedemikian bebas sejalan dengan kemajuan teknologi informasi dan telekomunikasi, telah memberikan pengaruh pada rasa kebangsaan atau nasionalisme di kalangan generasi muda.

Kemajuan teknologi informasi yang begitu deras telah membawa kehidupan para generasi muda pada hiruk pikuk dinamika globalisasi. Sehingga, disadari atau tidak telah mendegradasi mental kepribadian generasi muda sebagai anak bangsa. Untuk itu, membangkitkan semangat kebangsaan menjadi kebutuhan untuk menghadapai derasnya informasi.

‪“Meskipun belum terlibat secara jelas, akan tetapi harus diakui bahwa saat ini telah mulai ada gejala dari menurunnya semangat dan rasa kebangsaan atau nasionalisme di kalangan generasi muda yang ditunjukkan dari semakin berkurangnya pemahaman generasi muda terhadap sejarah dan nilai nilai budaya bangsanya sendiri. Karena itu, membangkitkan semangat kebangsaan menjadi kebutuhan untuk menghadapi derasnya informasi,” ujar Anggota MPR RI, Ir. Nuroji dalam acara Sosialisasi Hasil Hasil Keputusan MPR RI di Kota Depok, Rabu 5 September 2018.

‪Padahal, menurutnya, generasi muda perlu memiliki mental kepribadian yang kuat, bersemangat, ulet, pantang menyerah, disiplin, inovatif, dan bekerja keras untuk dapat menjadikan bangsanya menjadi bangsa yang memiliki daya saing tinggi. Dengan demikian, Indonesia dapat sejajar dengan bangsa-bangsa lain.

Sebab, katanya, generasi muda adalah komponen bangsa yang paling strategis posisinya dalam memainkan proses transformasi karakter dan tata nilai di tengah-tengah derasnya liberalisasi informasi di era globalisasi. Oleh karena itu, seyogyanya ada upaya antisipasi untuk menyikapi kondisi tersebut.

“Pasalnya, jika generasi terus hanyut dalam arus kebebasan informasi tanpa memikirkan revitalisasi nilai-nilai kebangsaan, bukan tidak mungkin di masa depan bangsa ini akan menjadi bangsa yang berpendirian lemah  yang pada akhirnya akan mudah dikendalikan oleh bangsa lain,” ujarnya. ‪

Anggota DPR RI Komisi X dari Partai GERINDRA ini menyebutkan, setidaknya ada tiga peran penting yang dimiliki generasi muda dalam pembangunan karakter bangsa. Di antaranya sebagai pembangun-kembali karakter bangsa, pemberdaya karakter, dan sebagai perekayasa karakter.

Lebih jauh Nuroji menguraikan, generasi muda harus mampu membangun kembali karakter bangsa di tengah derasnya arus globalisasi. Terutama ketika erosi karakter positif bangsa dihadapkan pada gejala penguatan mentalitas negatif, seperti malas, koruptif, dan sebagainya. ‪

“Generasi muda saat ini juga dituntut untuk mengambil peran sebagai pemberdaya karakter dengan menjadi role model dari pengembangan karakter bangsa yang positif. Tetapi, pengembangan karakter positif bangsa juga menuntut adanya modifikasi dan rekayasa yang tepat disesuaikan dengan perkembangan zaman,” kata Anggota Dewan Komisi X ini.

Menurutnya, tiap elemen bangsa harus berbuat yang terbaik bagi bangsa. Selagi masih pemuda, yang kelak akan menjadi calon pemimpin bangsa. Agar pemuda kita bisa melakukan hal yang positif untuk bangsa, apapun profesinya nanti. Pemuda jangan sekadar mengkritik, namun harus bisa berperan dan berkontribusi terhadap bangsa dengan cara apapun.

“Pemuda sekarang jangan hanya melihat kejelekan bangsa Indonesia. Tapi harus mampu menawarkan jalan keluar yang harus ditempuh untuk menyelesaikan persoalan tersebut,” pungkasnya. (is)

Check Also

Nuroji: Asian Games Harus Jadi Pembangkit Rasa Nasionalisme

depokklik.com — Dipercayanya Indonesia menjadi tuan rumah penyelenggaraan Asian Games ke-18 Tahun 2018, menunjukkan bahwa …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *