Wednesday , September 18 2019
Home / Politik / Nuroji Inginkan Kembalinya Rasa Nasionalisme Masyarakat Indonesia

Nuroji Inginkan Kembalinya Rasa Nasionalisme Masyarakat Indonesia


depokklik.com —  Seiring berkembangnya zaman, rasa nasionalisme kian memudar. Hal ini dibuktikan dari berbagai sikap dalam memaknai berbagai hal penting bagi Negara Indonesia. Contoh sederhana yang menggambarkan betapa kecilnya rasa nasionalisme, di antaranya pada saat upacara bendera, masih banyak rakyat yang tidak memaknai arti dari upacara tersebut.
 
Pada peringatan hari-hari besar nasional, seperti Sumpah Pemuda, hannya dimaknai sebagai seremonial dan hiburan saja tanpa menumbuhkan rasa nasionalisme dan patriotisme dalam benak mereka.
 
“Masyarakat lebih tertarik terhadap produk impor dibandingkan dengan produk buatan dalam negeri, lebih banyak mencampurkan bahasa asing dengan bahasa Indonesia untuk meningkatkan gengsi, dan lain-lain,” tutur Anggota MPR RI dari Fraksi Partai GERINDRA, Nuroji dalam acara Sosialisasi Keputusan MPR RI di Depok pada hari Senin 11 Maret 2019.
 
Bahkan, menurut Nuroji, semua identitas bangsa Indonesia baik itu bendera merah putih, lagu kebangsaan Indonesia Raya dan lain sebagainya hanyalah merupakan simbol, simbol bahwa Negara Indonesia masih berdiri tegak dan mampu mensejajarkan dirinya dengan bangsa lain. Bagaimana kita bias bangga menjadi bangsa ini jika kita malas dan malu memakai atribut bangsa Indonesia ini.
 
Dengan lunturnya rasa kebangsaan, perlu adanya upaya membangkitkan rasa nasionalisme. Upaya untuk menumbuhkan kembali nasionalisme bangsa dapat dilakukan melalui peran keluarga. Dengan peran keluarga akan memberikan pendidikan sejak dini tentang sikap nasionalisme dan patriotisme terhadap bangsa Indonesia.
 
“Memberikan contoh atau tauladan tentang rasa kecintaan dan penghormatan pada bangsa. Memberikan pengawasan yang menyeluruh kepada anak terhadap lingkungan sekitar. Dan selalu menggunakan produk dalam negeri,” tutur Anggota Komisi X DPR RI ini.
 
Peran pendidikan, lanjutnya, tidak kalah pentingnya dengan peran yang lainnya, karena peran pendidikan akan mampu memberikan pelajaran tentang pendidikan Pancasila dan kewarganegaraan dan juga bela negara. Menanamkan sikap cinta tanah air dan menghormati jasa pahlawan dengan mengadakan upacara setiap hari Senin dan upacara hari besar nasional.
 
“Memberikan pendidikan moral, sehingga para pemuda tidak mudah menyerap hal-hal negatif yang dapat mengancam ketahanan nasional. Dan akan melatih untuk aktif berorganisasi,” tutur Nuroji.
 
Selanjutnya peran yang cukup luas adalah pada pemerintah. Pemerintah akan mampu menggalakan berbagai kegiatan yang dapat meningkatkan rasa nasionalisme. “Peran pemerintah dapat dilakukan dengan menggalakan berbagai kegiatan yang dapat meningkatkan rasa nasionalisme, seperti seminar dan pameran kebudayaan,” tandas Anggota Dewan dari Dapil Depok ini. (is/ir)

Check Also

Kak Zaki: Banyak Kawan Banyak Wawasan

depokklik.com — “Banyak Kawan Banyak Wawasan,” begitu kata Kak Zaki panggilan dari Ketua Kampung Dongeng …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *