Wednesday , October 28 2020
Home / Kesehatan / Meski Jumlah Tertular Covid Belum Menurun, Wali Kota Depok Ijinkan Warganya Gelar Pesta

Meski Jumlah Tertular Covid Belum Menurun, Wali Kota Depok Ijinkan Warganya Gelar Pesta

depokklik.com — Meskipun jumlah warga yang tertular Covid-19 belum melandai bahkan belum menurun, Wali Kota Depok Mohammad Idris tetap memberikan izin warganya untuk mengelar pesta khitanan dan pernikahan. Tentu dengan persyaratan-persyaratan.

Dengan begitu, para calon pengantin di Kota Depok, Jawa Barat mendapatkan kabar gembira. Wali Kota Depok Mohammad Idris telah memberikan izin untuk diadakannya pesta pernikahan. Hal tersebut disampaikan oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok.

Perizinan tersebut tertuang dalam Peraturan Wali (Perwal) Kota Depok Nomor 49 Tahun 2020. Peraturan itu mengatur tentang Perubahan Kedua atas Perwal Kota Depok Nomor 37 Tahun 2020.

Selain itu, ada juga pedoman PSBB Proporsional sebagai persiapan pelaksanaan adaptasi kebiasaan baru untuk pencegahan dan pengendalian Covid-19 di Kota Depok dalam peraturan tersebut.

Selain pernikahan, peraturan tersebut juga menyebutkan perihal pesta khitanan.

Pemkot Depok memperbolehkan warga melakukan pesta khitanan di masa pandemi Covid-19.

Namun, ada beberapa ketentuan yang harus dijalani untuk mengadakan pesta pernikahan dan khitanan di Depok.

Ketentuan yang dimaksudkan adalah: Pertama, tidak boleh ada kontak fisik secara langsung (bersalaman/berpelukan) baik antara penyelenggara, tamu maupun antar tamu yang hadir.

Kedua, undangan dibatasi paling banyak 50 orang dalam setiap 1 jam atau jika menggunakan tenda terbuka atau luar ruangan diatur 50 persen dari kapasitas dan jika menggunakan gedung/ruang tertutup diatur 30 persen dari kapasitas.

Ketiga, tidak diperkenankan jamuan makan secara prasmanan (makanan disiapkan dalam box atau take away).

Keempat, menggunakan masker, menjaga jarak fisik minimal 1,5 meter dan menyiapkan tempat cuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer.

Kelima, untuk mengakomodasi pekerja seni pada masa Covid-19, kegiatan hiburan yang menyertai perayaan khitanan atau pernikahan diperbolehkan dengan memperhatikan protokol kesehatan dan norma yang berlaku.

Sementara terkait dibukanya aktifitas hiburan, Wali Kota Depok Mohammad Idris meluruskan kabar tersebut.

“Hiburan yang dimaksud adalah hiburan yang menyertai perayaan khitanan atau pernikahan dan festival seni budaya skala kecil,” kata Idris dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (25/7/2020).

Hal itu menurut Idris, dimaksudkan untuk menggairahkan kembali aktifitas para pekerja seni yang dalam beberapa bulan ini tidak beraktifitas.

Jika dalam pelaksanaannya terdapat ketidaksesuaian dengan aturan yang berlaku, Idris yang juga Ketua Gugus Tugas PP Covid-19 Kota Depok mengaku pihaknya akan melakukan pengawasan dan penertiban.

“Mari kita maknai seni budaya secara positif sebagai khasanah kekayaan budaya bangsa, kita dapat memilih dan memilah seni budaya yang sesuai dengan norma-norma yang berlaku,” katanya. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *