Home / Politik / Nuroji: Kebangkitan Nasional Perlu Dimaknai dengan Karya Nyata

Nuroji: Kebangkitan Nasional Perlu Dimaknai dengan Karya Nyata

depokklik.com — Peringatan Kebangkitan Nasional, semestinya tidak dilihat hanya sebagai ritual melakukan upacara rutin setiap tahun saja, melainkan setiap warga negara mampu membuktikan melalui karya yang bisa membangkitkan bangsa dari keterpurukan keadaan.

“Dalam peringatan Kebangkitan Nasonal, setiap warga negara semestinya mampu membuktikan melalui karya yang bisa mengbangkitkan bangsa dari keterpurukan keadaan,” tutut Anggota MPR RI dari Fraksi Partai GERINDRA, Nuroji dalam Sosialisasi Keputusan-keputusan MPR RI, di Depok, Rabu 19 Mei 2021.

Menurutnya, seluruh elemen bangsa hendaknya mengisi kemerdekaan dengan mempererat persatuan dan kesatuan yang menjadi landasan berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Melalui makna Hari Kebangkitan Nasional, generasi penerus bangsa diharapkan dapat menangkap makna dan semangat kebangsaan yang telah dinyalakan oleh para pendahulu bangsa. Sehingga generasi penerus bangsa dapat mengembangkan berbagai upaya untuk mengatasi tantangan kehidupan berbangsa dan bernegara pada masa kini dan masa depan,” jelas Anggota Komisi X DPR RI, bidang pendidikan itu.

Selanjutnya Nuroji menekankan, makna Hari Kebangkitan Nasional adalah bagaimana menerapkan semangat nasionalisme dalam mengisi kemerdekaan dengan pembangunan di segala bidang. Peringatan Hari Kebangkitan Nasional adalah untuk mengenang kembali bagaimana semangat perjuangan bangsa Indonesia tempo dulu untuk mengisi kemerdekaan dengan berbagai pembangunan.

“Kebangkitan Nasional adalah bangkitnya semangat nasionalisme, persatuan, kesatuan dan kesadaran sebagai sebuah bangsa untuk menggabungkan diri melalui gerakan organisasi yang sebelumnya tidak pernah muncul selama masa penjajahan,” tutur putra asli Depok tersebut.

Makna Hari Kebangkitan Nasional adalah bangkitnya semangat nasionalisme, persatuan dan kesatuan yang menjadi landasan berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Makna kebangkitan adalah meningkatnya rasa persatuan menjadi lebih baik di wilayah NKRI ini. Kebangkitan Nasional merupakan cikal bakal persatuan seluruh pemuda di bumi nusantara yang bersumpah atas nama Indonesia. Mereka mengaku bertanah air, berbangsa dan berbahasa satu yaitu Indonesia, dengan tidak membeda-bedakan suku, agama, ras dan budaya,” urai Nuroji selanjutnya.

Kebangkitan nasional menunjukkan bahwa para pendiri bangsa Indonesia menjadikan keberagaman sebagai salah satu kekuatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sehingga berbekal kesadaran persatuan dan kesatuan, mereka mampu mengusir penjajah dan mengantarkan kemerdekaan pada 17 Agustus 1945.

“Oleh karena itu, tanggal 20 Mei diperingati sebagai Hari Kebangkitan Nasional. Bahkan bangsa Belanda pada waktu itu melihat lahirnya Budi Utomo sebagai bangkitnya Indonesia,” tandasnya. (*)

Check Also

KPK Tak Ingin Ada Konflik Kepentingan dalam Penunjukkan Direktur BUMN

depokklik.com — Pengelolaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) perlu dilaksanakan secara professional. Hal itu dilakukan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *