Home / Nasional / Nuroji: Bangsa Besar, Bangsa yang Menghormati Jasa Pahlawannya

Nuroji: Bangsa Besar, Bangsa yang Menghormati Jasa Pahlawannya

depokklik.com — Sepuluh November 1945, merupakan hari yang sangat bersejarah bagi Bangsa Indonesia. Dikisahkan terjadinya pertempuran hebat yang terjadi di Surabaya, pejuang-pejuang Indonesia melawan serdadu Belanda.

“Indonesia, walaupun bermodalkan bambu runcing, dengan gagahnya memperjuangkan kemerdekaan. ‘Merdeka atau mati’ merupakan seruan dari Bung Tomo yang membakar penuh semangat dari para pejuang. Peristiwa ini pun dijadikan sebagai Hari Pahlawan Nasional yang kita peringati sampai sekarang,” tutur Anggota MPR RI, dari Fraksi Partai GERINDRA, Nuroji.

Selanjutnya, dengan mengutip pernyataan Presiden pertama RI Soekarno yang popular, Anggota Komisi X Bidang Pendidikan DPR RI ini mengatakan, “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa para pahlawannya. Oleh karena itu kita sebagai penerus bangsa perlu menghormati dan meneladani semangat dan nilai kepahlawanan dari para pahlawan.”

Menurut Nuroji, di jaman sekarang ini, pahlawan bisa ditemui di mana pun. Setiap orang yang kita temui memiliki peluang untuk menjadi pahlawan bagi kita, baik kecil maupun besar dampaknya. Oleh karena itu, menghargai dan menghormati merupakan hal yang sangat wajib kita terapkan setiap harinya.

Dalam Sosialisasi Hasil Keputusan MPR RI, pada hari Sabtu, 20 November 2021 di Depok itu, putra asli Depok ini menjelaskan bahwa pahlawan dapat muncul di berbagai bidang.

“Sebagai pelajar, kita betul-betul harus menghargai kerja keras dari guru atau dosen di masa belajar jarak jauh ini. Umur yang sudah tidak muda membuat para pengajar mengalami kesulitan dalam berinteraksi dengan dunia digital. Dosen atau guru pastinya berpikir keras mencari metode pengajaran yang efektif dengan sarana yang sangat terbatas akibat tidak bisa tatap muka. Kita sebagai pelajar pun perlu memiliki antusias yang lebih tinggi lagi,” tuturnya.

Sebagai masyarakat, lanjutnya, kita sekarang ini harus mematuhi protokol kesehatan. Banyak yang mengatakan bahwa tenaga medis merupakan garda terdepan dalam memerangi Covid-19, tetapi sebenarnya yang menentukan meningkat atau menurunnya jumlah kasus positif tertular adalah masyarakat itu sendiri.

“Tenaga medis merupakan garda kedua yang menangani pasien yang terinfeksi Covid-19. Menahan keinginan diri untuk keluar rumah merupakan peran utama kita sebagai garda terdepan dan juga sekaligus menghargai jasa dari tenaga medis,” kata Nuroji.

Selain menghormati, menurut Nuroji, kita pun bisa menjadi pahlawan bagi orang lain di sekitar kita. Ambil contoh UMKM yang terdampak Covid-19. Sebagian besar kita mempunyai sumber pendapatan utama UMKM. Tak lupa di masa serba digital seperti sekarang ini, kita pun bisa membantu mempromosikan UMKM dengan memberikan review jujur yang dapat membantu meningkatkan minat pada UMKM tersebut.

“Tentunya masih banyak hal yang dapat kita lakukan untuk menghargai jasa pahlawan di sekitar kita. Masih banyak juga tentunya hal yang kita lakukan sebagai pahlawan bagi orang lain di sekitar kita. Karena sejatinya Pahlawan berkorban bukan hanya untuk merdeka, tetapi keberlangsungan generasi selanjutnya,” pungkas Nuroji. (eza)

Check Also

Ilham Habibie: Di Negara Manapun Industri Strategis dan Public Health Banyak Diabaikan dan Dianaktirikan

depokklik.com — Ketua Penasehat Forum Dialog Nusantara, Ilham Habibie mengatakan, di negara manapun masalah industri …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *